sebenarnya Indonesia mempunyai banyak tokoh - tokoh TI yang kualitasnya
tak kalah dengan tokoh - tokoh dari luar negeri. kadang kita juga tidak
menyadari betapa besarnya sumbangsih mereka untuk mereka. sekaligus
memberi bantahan terhadap "10 Tokoh Teknologi Indonesia 2009" versi
majalah "tech life" yang menurut saya hanyalah penghargaan di bidang
industri saja.
penilaian saya ini berdasarkan atas 3 hal, yaitu kepakaran sebesar 30%,
sumbangsih bagi bangsa sebesar 30%, dan popularitas sebesar 30%. semua
pengamatan saya lakukan sendiri. hanya keterangan tentang tokoh yang
saya ambil dari berbagai sumber. berikut ini daftarnya
1. Onno W. Purbo
Onno Widodo Purbo (lahir di Bandung, Jawa Barat, 17 Agustus 1962; umur
47 tahun) adalah seorang tokoh (yang kemudian lebih dikenal sebagai
pakar di bidang) teknologi informasi asal Indonesia. Ia memulai
pendidikan akademis di ITB pada jurusan Teknik Elektro pada tahun 1981.
Enam tahun kemudian ia lulus dengan predikat wisudawan terbaik, kemudian
melanjutkan studi ke Kanada dengan beasiswa dari PAUME.
RT/RW-Net adalah salah satu dari sekian banyak gagasan yang
dilontarkan[1]. Ia juga aktif menulis dalam bidang teknologi informasi
media, seminar, konferensi nasional maupun internasional. Percaya
filosofi copyleft[2][3], banyak tulisannya dipublikasi secara gratis di
internet.
2. I Made Wiryana
Setelah melakukan riset panjang selama 10 tahun, akhirnya
I Made Wiryana
merampungkan disertasinya yang berjudul "A Sustainable Development
System Method with Applications" dan mengajukannya dalam sidang terbuka
Doktor di Universitas Bielefeld, Jerman (23/7).
Topik yang dikembangkan salah satu tokoh Linux Indonesia ini melibatkan
proyek-proyek nyata sesuai dengan setting Indonesia. Risetnya sendiri,
papar Made, dimulai dari rasa penarasan yang melibatkan mengapa banyak
proyek teknologi informasi dan teknologi (TIK) di Indonesia yang menemui
kegagalan. Apakah kegagalan ini disebabkan suatu ketidaktepatan
metodologi penelitian termasuk metodologi publikasi yang digunakan, atau
suatu ketidaktepatan cara pandang dalam memecahkan masalah sistem di
Indonesia, misalnya ketidak tepatan proses peniruan model yang
dikembangkan di negara lain, atau juga karena ketidaktepatan dalam
melakukan evaluasi baik atau buruknya suatu sistem?
3. Romi Satrio Wahono
Romi Satria Wahono. Lahir di Madiun, 2 Oktober 1974.
Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di SD Negeri Sompok 4 dan
SMP Negeri 8 Semarang. Menamatkan SMA di SMA Taruna Nusantara, Magelang
pada tahun 1993. Menempuh pendidikan S1, S2, dan S3 (
on-leave) di Department of Computer Science di
Saitama University, Jepang pada tahun 1999, 2001, dan 2004. Mantan PNS dan peneliti
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Cisco certified instructor lulusan
Nanyang Technological University
(NTU), Singapore. Kompetensi inti pada bidang Software Engineering,
Game Technology, eLearning System, Network Engineering, dan Knowledge
Management. Professional member dari asosiasi ilmiah
ACM (MN: 6680333) dan
IEEE Computer Society.
4. Enda Nasution
Enda Nasution (lahir di
Bandung,
Jawa Barat,
29 Juli 1975; umur 34 tahun) adalah seorang penulis dan oleh kalangan media massa
Indonesia dijuluki sebagai tokoh
blog Indonesia, atau juga "Bapak Blogger Indonesia" karena cukup banyak muncul di media
mainstream untuk mempromosikan penggunaan Blog.
[1] Saat ini, Enda tinggal dan bekerja di
Jakarta setelah sebelumnya bekerja sebagai
Internet Marketing Strategist di
Bangkok,
Thailand (2002-2007)
5. Revo Arka Giri Soekatno
Revo Arka Giri Soekatno (biasa dipanggil Revo atau Revi; lahir di
Ambon 2 Agustus 1975; umur 34 tahun) adalah salah seorang pendiri
Wikipedia bahasa Indonesia (WBI).
[1] Ia menghabiskan waktu masa kecilnya berpindah-pindah sesuai dengan penempatan kerja ayahnya. Kedua orang tuanya berasal dari
Surakarta,
Jawa Tengah. Revo juga adalah seorang
peneliti,
wiraswastawan, dan
penulis buku.
6. Bernaridho hutabarat
15 tahun pengalaman di bidang TI. dengan berbagai peran mulai dari Project Manager, DBA, Presales, dll
Telah menerbitkan 12 buku (1 Pemrograman , 1 Database, 6 Oracle , 4 SQL Server). Telah
menulis beberapa Blueprints mulai dari Database Integration, Business
Intelligence, DRC / BCP, IP Telephony, dan Enterprise-lebar SPOC
Helpdesk.
membuat bahasa pemrograman Nusa. sebuah bahasa pemrograman asli karya anak bangsa. Nusa jauh lebih mudah digunakan daripada C, C #, C + +, Java, (Visual) BASIC, dan Delphi / Pascal.
Memperoleh
Bachelor in Informatics (Software Engineering) dari Institut Teknologi
Bandung, dan Telecom magister dari Universitas Coventry (Inggris Raya).
Memperoleh derajat tertinggi dari Ujian Oracle
DBA, di Atlanta, Georgia (2001), menerima Excellent Achievement Award
dari CICC Tokyo Jepang, dan Best Essay dari Lenovo Singapura (2007)
7. Roy Suryo
entah anda setuju atau tidak, Roy tetap masuk dalam list ini.
Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat
KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai
Roy Suryo (lahir di
Yogyakarta,
18 Juli 1968; umur 41 tahun) adalah seorang pengurus
Partai Demokrat di bidang Komunikasi dan Informatika. Roy sering menjadi narasumber di berbagai media massa Indonesia untuk bidang
teknologi informasi,
fotografi, dan
multimedia. Roy juga pernah menjadi pembawa acara
e-Lifestyle di
Metro TV selama lima tahun. Oleh media massa Indonesia ia sering dijuluki sebagai pakar
informatika,
multimedia, dan
telematika. dan dari semua tokoh yang telah saya sebutkan disini. sepertinya Roy lah yang paling terkenal di masyarakat
8. Budiono Darsono
Sebagai
Pemimpin Redaksi salah satu News Portal performa teratas di Indonesia,
detik.com, Mr Budiono Darsono adalah pendiri sejati yang sangat ingin
melihat potensi keberhasilan dari usaha dalam bisnis portal berita. Dengan
pengalaman yang luas dalam tanggung jawab Editorial selama hari-harinya
di Tempo, Budiono memahami konsep cepat pengiriman berita terakhir dan
pergi untuk memulai portal berita online sendiri dengan beberapa
teman-temannya. Konsep
internet sebagai perpanjangan dari media konvensional membantu
mendorong Detik.com sebagai portal berita online terpanas di Indonesia. www.detik.com
9. Budi Rahardjo
Budi Rahardjo adalah seorang pendidik dan pengusaha. Dia adalah seorang dosen di Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, Indonesia. Dia adalah pendiri dari beberapa yang berbasis IT perusahaan start-up. Dia adalah direktur ICT pusat penelitian dan pengembangan di Institut Teknologi Bandung. Dia
telah menyumbang banyak inisiatif yang berkaitan dengan IT di
Indonesia, seperti di. ID domain management, Indonesia Computer
Emergency Response Team / Koordinasi, dan Bandung High Tech Valley. Sebagai seorang IT "selebriti", ia memberikan banyak pidato, presentasi, dan ceramah dalam keamanan informasi. Kepentingan-Nya meliputi keamanan informasi, IC VLSI desain dan verifikasi, pemrograman komputer, dan sejarah komputasi. Dia memiliki gelar PhD di bidang Electrical Engineering dari University of Manitoba, Kanada
10. Ruby Alamsyah
Ruby Alamsyah menjadi narasumber utama di berbagai media massa nasional
terkait kejahatan pembobolan rekening nasabah sejumlah bank melalui ATM.
Ruby yang sempat dihadirkan sebagai saksi ahli di persidangan Antasari
Azhar bahkan sempat mempraktekkan cara para pelaku menguras isi ATM
dengan teknologi skimmer.