Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Agustus 2013

Manfaat Puasa Di Bulan Ramadhan

By Serat Wocono | At 18.33 | Label : | 0 Comments
Puasa memiliki beberapa manfaat, ditinjau dari segi kejiwaan, sosial dan kesehatan, di antaranya:
  • Beberapa manfaat, puasa secara kejiwaan adalah puasa membiasakan kesabaran, menguatkan kemauan, mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri, serta mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri, yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama.
Firman Allah Ta 'ala :
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. " (Al-Baqarah: 183)
Catatan Penting :
Dalam kesempatan ini, kami mengingatkan kepada para saudaraku kaum muslimin yang suka merokok. Sesungguhnya dengan cara berpuasa mereka bisa meninggalkan kebiasaan merokok yang mereka sendiri percaya tentang bahayanya terhadap jiwa, tubuh, agama dan masyarakat, karena rokok termasuk jenis keburukan yang diharamkan dengan nash Al-Qur'anul Karim. Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan menggantinya dengan yang lebih balk. Hendaknya mereka tidak berpuasa (menahan diri) dari sesuatu yang halal, kemudian berbuka dengan sesuatu yang haram, kami memohon ampun kepada Allah untuk kami dan untuk mereka.
  • Termasuk manfaat puasa secara sosial adalah membiasakan umat berlaku disiplin, bersatu, cinta keadilan dan persamaan, juga melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orang-orang beriman dan mendorong mereka berbuat kebajikan.
Sebagaimana ia juga menjaga masyarakat dari kejahatan dan kerusakan.
  • Sedang di antara manfaat puasa ditinjau dari segi kesehatan adalah membersihkan usus-usus, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut.
  • Termasuk manfaat puasa adalah mematahkan nafsu. Karena berlebihan, balk dalam makan maupun minum serta menggauli isteri, bisa mendorong nafsu berbuat kejahatan, enggan mensyukuri nikmat serta mengakibatkan kelengahan.
  • Di antara manfaatnya juga adalah mengosongkan hati hanya untuk berfikir dan berdzikir. Sebaliknya, jika berbagai nafsu syahwat itu dituruti maka bisa mengeraskan dan membutakan hati, selanjutnya menghalangi hati untuk berdzikir dan berfikir, sehingga membuatnya lengah. Berbeda halnya jika perut kosong dari makanan dan minuman, akan menyebabkan hati bercahaya dan lunak, kekerasan hati sirna, untuk kemudian semata-mata dimanfaatkan untuk berdzikir dan berfikir.
  • Orang kaya menjadi tahu seberapa nikmat Allah atas dirinya. Allah mengaruniainya nikmat tak terhingga, pada saat yang sama banyak orang-orang miskin yang tak mendapatkan sisa-sisa makanan, minuman dan tidak pula menikah. Dengan terhalangnya dia dari menikmati hal-hal tersebut pada saat-saat tertentu, serta rasa berat yang ia hadapi karenanya. Keadaan itu akan mengingatkannya kepada orang-orang yang sama sekali tak dapat menikmatinya. Ini akan mengharuskannya mensyukuri nikmat Allah atas dirinya berupa serba kecukupan, juga akan menjadikannya berbelas kasih kepada saudaranya yang memerlukan, dan mendorongnya untuk membantu mereka.
  • Termasuk manfaat puasa adalah mempersempit jalan aliran darah yang merupakan jalan setan pada diri anak Adam. Karena setan masuk kepada anak Adam melalui jalan aliran darah. Dengan berpuasa, maka dia aman dari gangguan setan, kekuatan nafsu syahwat dan kemarahan. Karena itu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjadikan puasa sebagai benteng untuk menghalangi nafsu syahwat nikah, sehingga beliau memerintah orang yang belum mampu menikah dengan berpuasa ( Lihat kitab Larhaa'iful Ma'aarif, oleh Ibnu Rajab, hlm. 163) sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)

Selasa, 21 Mei 2013

Sesuatu Yang Tersembunyi Dari Adzan

By Serat Wocono | At 00.35 | Label : | 0 Comments
Ini dia Sesuatu yang tersembunyi dari sebuah "Adzan"

Apabila muadzin mengatakan, “Allahu Akbar Allahu Akbar”, maka salah seorang dari kalian mengatakan, “Allahu Akbar Allahu Akbar.” Kemudian muadzin mengatakan, “Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah”, maka dikatakan, “Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah.” Muadzin mengatakan setelah itu, “Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah”, maka dijawab, “Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah.” Saat muadzin mengatakan, “Hayya ‘Alash Shalah”, maka dikatakan, “La Haula wala Quwwata illa billah.” Saat muadzin mengatakan, “Hayya ‘Alal Falah”, maka dikatakan, “La Haula wala Quwwata illa billah.” Kemudian muadzin berkata, “Allahu Akbar Allahu Akbar”, maka si pendengar pun mengatakan, “Allahu Akbar Allahu Akbar.” Di akhirnya muadzin berkata, “La Ilaaha illallah”, ia pun mengatakan, “La Ilaaha illallah” Bila yang menjawab adzan ini mengatakannya dengan keyakinan hatinya niscaya ia pasti masuk surga.” (HR. Muslim no. 848)

(Rasulullah n) pernah mendengar seseorang yang adzan mengatakan, “Allahu Akbar, Allahu Akbar.” Rasulullah menjawab, “Dia di atas fithrah.” Kemudian muadzin itu berkata, “Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah. Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah.” Rasulullah berkata, “Engkau keluar dari neraka.” (HR. Muslim no. 845)

“Apabila kalian mendengar adzan maka ucapkanlah sebagaimana yang diucapkan muadzin, kemudian bershalawatlah untukku, karena siapa yang bershalawat untukku niscaya Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian ia meminta kepada Allah al-wasilah atasku, karena al-wasilah ini merupakan sebuah tempat/­-kedudukan di surga, di mana tidak pantas tempat tersebut dimiliki kecuali untuk seseorang dari hamba Allah dan aku berharap, akulah orangnya. Siapa yang memintakan al-wasilah untukku maka ia pasti beroleh syafaat.” (HR. Muslim no. 847)

Siapa yang ketika mendengar adzan mengucapkan doa, “Ya Allah! Wahai Rabbnya seruan yang sempurna ini dan shalat yang akan ditegakkan ini, berikanlah kepada Muhammad al-wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah beliau pada tempat yang dipuji (maqam mahmud) yang telah Engkau janjikan kepadanya4”, niscaya ia pasti akan beroleh syafaatku pada hari kiamat. (HR. Al-Bukhari no. 614, 4719).

Bagikan artikel ini kepada sahabat muslim yang lainya, dengan cara klik ''bagikan''.
Semoga ALLAH SWT akan

★Memurahkan Rezeki
★Memudahkan Segala urusan
Sahabat Muslim yang sudah mau berbagi Ilmu kebaikan...AAMIIN!!!

Ciri - Ciri Orang Mati Syahid

By Serat Wocono | At 00.23 | Label : | 1 Comments
uje meninggal duniaAllah SWt dalam berbagai nash dan petikan Hadits, sudah memberikan tujuh keutamaan bagi orang yang mati syahid, yaitu :
  1. Mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal dunia. Ungkapan ini berdasarkan dalil/hadits dari Mu'adz bin Jabal ra, ia menyampaikan dari Rasulullah saw, "man kaana akhiiru kalamihi laa ila ha illallaah dakholal jannah (siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat "laa ila ha illallaah" ia akan masuk surga)" (HR. Al-hakim dan selainnya dengan sanad yang hasan).
  2. Meninggal dengan keringat di dahi. Buraidhah Ibnul Husaib raketika berada di khurasan menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Didapatkannyya saudaranya ini menjelang ajalnya dalam keadaan berkeringat di dahi, ia pun berkata "Allaahu Akbar! aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: "mautul mukmini bingaroqil jannah ( meninggalnya seseorang dengan keringat di dahi). (HR. Ahmad, An-Nasa'i, dll)"
  3. Meninggal pada hari jum'at ( malam atau siang ) Sabda Rasulullah saw : "maa minmuslimin yamuutu yauma jumu'ati au lailatal jumu'ati illa waqoohullaah fitnatul kobri (tidak ada seorang muslimpun yang meninggal pada hari jum'at atau malam jum'at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur ) (HR. Ahmad At-Tarmidzi)"
  4. Orang yang meninggal di waktu berperang (medan perang). Allah swt berfirman dalam surat Ali-Imran ayat 169-171, yang berbunyi "Dan janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati bahkan bahkan mereka hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rizki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka dan mereka briang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal dibelakang mereka (yang masih berjihad di jalan Allah) yang belum menyusul mereka. Ketahuilah tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah dan Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman."
 
Itulah beberapa ciri orang yang mati syahid. Sebenarnya masih banyak lagi Hadis-Hadis yang berhubungan dengan hal diatas. Nah, Sekarang kta sudah tahu ciri-ciri orang yang mati syahid, apakah teman-teman tidak inginmati syahid? pasti semua ingin... betul gak? hehehe..... Oiya, Pada hari jum'at kemarin ustadz jeffry atau yang di kenal dengan sebutan uje telah berpulang ke Rahmatullah, mari kita berdo'a semoga amal ibadah beliau di terima di Allah SWT, amin amin amin yaa rabbal'alaamin. 
Semoga bermanfaat.......^_^
sumber :http://iput0882.blogspot.com/2013/04/ciri-ciri-orang-yang-mati-syahid.html#.UZsfz0pqfpQ
Posting Lama ►
 

Jumlah Pengunjung

Pages

Blogger templates

Follow Me!!

Blogger templates

Copyright © 2012. IVAN INSOMNISA - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz